Rusmilawati's Blog

Everyday is so precious

I LOST ONE, I GOT TWO OR MORE BACK, (GOD’s PLAN NEVER BE WRONG)

on August 28, 2010

Kawan, coretan ini adalah hasil perenungan saya setelah melewati saat-saat sulit yang baru saja saya alami. Dalam tulisan ini, saya tidak akan menyampaikan detail ceritanya, karena sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk menjaga keburukan muslim lainnya. Cerita ini bukannya untuk menghakimi tapi sebagai bentuk pembelajaran khususnya bagi saya pribadi, bahwa kebaikan selalu dibalas dengan ribuan kebaikan meskipun jalan yang harus ditempuh untuk mencapai itu semua melalui duka yang cukup mendalam, dan bahwasanya Rencana Tuhan Untuk UmatNya tidak pernah Salah………

Beberapa bulan terakhir ini tepatnya dimulai akhir Desember 2009 – Februari 2010, cobaan datang silih berganti. Sebagai manusia biasa terkadang jiwa ini rapuh, tidak luput dari  berputus asa dan mengeluh. Fitnah, cacian yang  merendahkan harga diri, pengancaman bahkan pengintaian menjadikan hari-hari saya sebagai episode demi episode buruk yang harus dilalui, tanpa tahu kapan berakhirnya. Setiap hari ada saja babak baru yang menuntut saya untuk tetap berkepala dingin, tidak terpengaruh, meski hati sudah demikian panasnya. Setiap hari seolah-olah ingin berteriak mengatakan bahwa “itu tidak benar”. Setiap kali berangkat ke kantor, seolah-olah ada beban pada kaki ini untuk melangkah. Setiap doa yang terpanjat, lirih saya sampaikan keluhan hati pada Sang Maha Kuasa Kehidupan akan ketidakmampuan saya menghadapi itu semua. Dalam tidurpun terbetik pertanyaan demi pertanyaan  “Mengapa ini terjadi pada saya?; apa salah saya?; mengapa kebaikan dibalas dengan demikian banyak keburukan?; dan kapan ini akan berakhir?;, Tanpa terasa 2 (dua) bulan pun berlalu, pada titik kulminasi ketidakmampuan bertahan dan kepasrahan, saya biarkan semua terjadi sebagaimana rencana Allah, “yang terjadi biarlah terjadi”, cukup Allah sebagai penolong saya dalam melalui hari-hari saya. Kuikuti semua skenario Allah, tanpa berniat untuk melawan hingga tanpa diduga terjawablah semua doa. Jawaban doa yang teramat manis hingga meluluhkan semua sakit hati dan menghapuskan semua duka. Jawaban yang membuat saya tak hentinya bersyukur dan tidak menyesal telah melalui itu semua. Kebenaran sedikit demi sedikit terkuak, fitnah pun terhapus dengan sendirinya, Doa dan segala support mengalir tiada henti, dan kekuatan Jiwa pun semakin terasah. Dan, beberapa bonus Allah yang tidak mungkin saya lupakan, yakni: pertama,  ternyata melalui perihnya episode hidup  yang harus saya hadapi, Allah hendak menunjukkan kebenaran tentang seseorang yang selama ini tertutupi (undercover person); kedua, Allah menjadikan sakit hati saya sebagai perantara bagi beberapa orang yang sangat membutuhkan pekerjaan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak (demikianlah salah satu cara Allah menebarkan rizki bagi UmatNya); ketiga, saya telah mendapatkan partner kerja yang kredibel dan sangat respect secara pribadi maupun secara professional untuk membantu segala pekerjaan saya, terlebih sebulan terakhir ini yang diisi dengan segala kesibukan yang luar biasa; dan yang keempat, Semua episode ini merupakan pelajaran kehidupan yang sangat berharga bagi saya. Inilah Guru Sejati!!!. Alhamdulillah, Mungkin benar pada saat itu untuk sementara saya kehilangan sesuatu, yakni harga diri, namun Allah telah mengembalikannya berlipat-lipat kepada saya.Subhanallah.

Renungan:

Kawan, Seringkali karena keterbatasan kita sebagai manusia, kita menyalahkan Tuhan dengan kesusahan ataupun kepedihan yang kita hadapi. Tak sedikit pula kita mengeluh mengapa cobaan tiada hentinya singgah dalam hidup kita, dan mengapa kita tidak seberuntung orang lain yang nampaknya hidupnya penuh kebahagiaan. Dan, mengapa hidup tidak berjalan sesuai dengan yang kita mau. Keluhan yang sangat manusiawi, karena memang manusia hakikatnya adalah makhluk yang penuh dengan khilaf dan mudah mengeluh.

Kecenderungan kita sebagai manusia memandang segala yang terjadi secara fragmentair, satu per satu, keping per keping, tanpa berusaha melihat setiap peristiwa sebagai bagian dari kesatuan proses yang berorientasi pada tujuan Allah  menggariskan ketentuanNya atas apa yang terjadi. Dan tentunya, semua itu untuk kebaikan UmatNya. Sebagaimana yang disampaikan oleh Arvan Pradiansyah bahwa “Menikmati Proses sebenarnya adalah esensi dan hakikat kehidupan itu sendiri”.

Alam dan segala isinya yang merupakan Sunnatullah mengajarkan segalanya. Di dalamnya terkandung pelajaran nyata bagi siapa saja yang berusaha mencarinya. Tahap demi tahapan kejadian diproses demikian indah menuju maksud penciptaanNya, dan selalu terselip maksud baik dari setiap kejadian tersebut. Sebagai contoh, kita seringkali mengeluh dan berharap sebaliknya ketika cuaca demikian tidak bersahabat,  panas yang demikian menyengat, badai yang disertai angin dan hujan yang tiada henti. Selain apa yang terjadi saat ini, Kita jarang berpikir lebih jauh pada tataran hakekat, yakni Apakah sebenarnya Maksud Skenario Allah? Dan pelajaran berharga apa yang bisa kita dapatkan dari setiap peristiwa??..kemudian apa yang harus kita lakukan???…Sedangkan,Pertanyaan yang sering muncul pada diri kita biasanya terbatas pada “ mengapa begini mengapa begitu..mengapa harus begini…mengapa harus begitu”(plus gerutuan lainnya…sibuk saling menyalahkan dan mengeluh sebagai bentuk self defense).

Allah menjadikan Matahari demikian teriknya, menyebabkan hawa panas yang tidak tertahankan terkadang memang bukanlah hal yang menyenangkan, tapi patut diingat bahwa segala peristiwa itu sudah melalui kalkulasi yang sangat matang dari sang pemilik kehidupan, hanya ilmu kita yang tidak pernah akan sampai pada Ilmu Allah. Panas matahari yang demikian terik akan mengundang mendung, mendung akan mendatangkan hujan, hujan akan mengundang pelangi, dan sejuknya hawa yang penuh dengan oksigen, burung-burung berkicau, pepohonan dan tanaman yang menghijau, cadangan air yang berlimpah menjadi sumber kehidupan bagi makhluk lainnya. Jika dicerna lebih jauh lagi, bisa jadi Allah menjadikan itu semua untuk menolong atau menebarkan rejeki untuk makhluknya yang lain, semisal panas untuk menebarkan rejeki bagi para penjual es, hujan rejeki bagi pedagang payung, dan lain sebagainya. Semua menjadi Rahasia Allah dan hanya Allah yang Maha Mengetahui maksud segala penciptaanNya. Skenario Allah Tidak Pernah Salah, dan Allah tidak pernah menjerumuskan UmatNya. Kita Manusia yang terlalu cepat menyimpulkan tanpa mau berpikir bahwa akan selalu ada SERIBU HIKMAH dari setiap peristiwa, layaknya efek domino, rentetan peristiwa berkaitan dengan peristiwa lainnya. Jadi, if you loose, don’t loose the lesson (Dalai Lama).

Ujian atau cobaan pada sebagian makhluk dapat menjadi rahmat, rizki, dan nikmat untuk sebagian makhluk lainnya, dan demikian sebaliknya. Itulah nilai keseimbangan dan keadilan Allah yang sering kita abaikan. Tujuannya satu, agar manusia senantiasa sabar, ikhlas dan bersyukur baik di kala senang maupun susah. Coba kita renungkan, ketika kita diberikan kesenangan, terkadang kita lupa segalanya, termasuk lupa bersyukur dan melalaikan kewaspadaan. Ketika diberikan kesengsaraan, segala keluhan, ratapan, melemparkan kesalahan (suudzan) kita keluarkan, seolah-olah dunia sudah tidak ada artinya. Baik kesenangan dan kesengsaraan keduanya adalah bentuk ujian sekaligus nikmat Allah bagi umatNya.  Sebagaimana Sabda Rasulullah, “Amat dikagumi sifat orang mukmin yaitu semua urusan yang menimpanya adalah baik, dan tidaklah seorang mukmin itu kecuali apabila ditimpa kebaikan ia bersyukur lalu menjadi kebaikan baginya; dan bila ditimpa musibah keburukan, ia bersabar dan menjadi kebaikan baginya apabila ia ditimpa (riwayat Muslim)”. Semoga kita selalu menjadi hamba yang mampu bersabar dan bersyukur dalam setiap keadaan apapun. Amin Allahumma Amin. However, the real test comes, when we ourselves are facing such times of trials. (by. Rosemila).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: